HOTSPOT LOGIN PAGE MENGGUNAKAN MIKROTIK

 Kali ini saya akan membahas mengenai Hotspot Login Page Menggunakan Mikrotik.


Hasil Akhir Hotspot Login Page Mikrotik

Hotspot Login Page seperti ini sering digunakan di cafe, hotel, rumah sakit, atau instansi lain yang ingin memberikan fasilitas free hotspot hanya bagi pelanggannya saja sekaligus mengiklankan tempat usaha masing masing.

Perangkat yang cukup mudah untuk digunakan sebagai web server landing page salah satunya adalah dengan mikrotik. Mikrotik adalah sebuah merk router terkemuka yang cukup laris di pasaran Indonesia karena harganya yang cukup terjangkau dan cukup mudah digunakan karena menyediakan fiture GUI untuk konfigurasinya.

Router yang saya gunakan di sini adalah seri Router Board Mikrotik 450 G (bisa juga menggunakan seri lain seperti 750, 450, dll), selain itu kita juga memerlukan sebuah Access Point untuk hotspotnya, yang mana Access Point tersebut akan dihubungkan ke router sehingga setiap client yang terhubung ke Access Point tersebut bisa mengakses login pagenya. 

Langsung saja kita lanjut ke tutorial membuat landi page mikrotik.

1. Masuk ke winbox untuk mengkonfigurasi RB, jika RB yang digunakan adalah RB baru maka akan muncul promt untuk menghapus konfigurasi default, pilih saja pilihan remove configuration.


2. Masuk ke menu interface, kemudian akan muncul jendela interface list, beri nama interface yang akan digunakan untuk memudahkan mengingat interface mana yang digunakan. Interface yang digunakan cukup 2, misalkan Ethernet1 untuk gateway internet dan Ethernet2 untuk ke Access Point.
Cara mengganti namaya tinggal diklik dua kali pada interface yang diinginkan, atau klik kanan -> rename.


3. Pastikan interface yang akan digunakan sebagai gateway sudah terhubung  ke internet. 

4. Beri IP Address pada interface yang akan dihubungkan ke Access Point dengan masuk ke menu IP --> address --> add ip address. Saat memasukkan IP address pada menu interface list pilih interface eth 2 (Ethernet untuk AP)

5. Buat DHCP server.
DHCP server tersebut bertujuan untuk memudahkan client untuk terhubung ke AP tanpa perlu melakukan setting IP address secara manual pada PC atau gadget masing-masing. Ada dua cara pembuatan dhcp server, manual dan otomatis, di sini saya menggunakan cara otomatis yang lebih mudah.
Masuk pada menu IP --> DHCP server, kemudian akan mucnul jendela DHCP server.


6. Buat DHCP server secara otomatis dengan memilih menu “DHCP Setup”, ikuti saja langkah langkah yang diberikan. Yang perlu diperhatian pada step ini adalah pemilihan interface yang akan diberikan DHCP server, pilih interface akan dihubungkan ke AP.

Memilih interface yang akan diberikan DHCP

Memasukan ip network interface, akan terisi otomatis sesuai IP yang sudah dikonfigurasi pada interface tersebut

Memasukkan ip gateway, ip gateway adalah IP interface eth.

Memasukkan range IP DHCP, IP yang bisa dipakai adalah selain IP network, IP gateway, dan IP Broadcast, dengan total maksimal IP DHCP yang bisa digunakan client adalah 253 client untuk netmask /24. Pilih range bebas asalkan berada di bawah jumlah maksimal client.

Masukkan DNS, di sini saya menggunakan DNS Google

Memasukkan batas waktu habis IP tersebut dapat digunakan oleh client, secara default akan terisi selama 3 hari (3d) namun di sini saya ubah hanya satu hari, bisa juga diubah kurang dari satu hari sesuai keinginan masing-masing. Kemudan next dan DHCP server sudah jadi.

DHCP server yang sudah jadi

7.    Membuat hotspot login, pilih menu IP --> Hotspot

8. Pilih add new


9. Isi kolom yang disediakan untuk membuat hotspot login seperti gambar di bawah.
konfigurasi awal

setelah diubah

10.   Masukkan username dan passworid untuk login hotspot di menu users.


Setelah itu klik OK dan hotspot login sudah jadi.

Untuk mengetesnya tinggal hubungkan saja AP ke port eth 2, dengan mendisable fitur dhcp server pada AP sehingga DHCPnya langsung ikut ke mikrotik, dan AP yang digunakan bukan AP router namun AP biasa, karena jika menggunakan AP router maka IP yang terbaca oleh router hanya 1 IP saja yaitu IP port WAN pada AP router sehingga hotspot login page tidak bisa digunakan untuk login sebagai multi user karena semua client yang terhubung pada AP tersebut dianggap sebagai 1 client. Meskipun begitu AP router masih bisa digunakan selama AP router tersebut memiliki port LAN, sehingga dari router langsung terhubung ke LAN tanpa terlebih dahulu diroute oleh AP, dan server DHCPnya bisa langsung dapat dari router dengan IP yang terbaca berbeda-beda.

Misalkan pada AP saya, saya beri SSID “PTI”, tinggal hubungkan saja ke SSID tersebut. Setelah terhubung dan mendapat IP address tinggal kita coba saja web loginnya menggunakan browser.



Masukkan alamat web bebas, enter, dan alamat web tersebut akan otomatis terdirect ke halaman login page hotspot



Masukkan username dan password yang sudah dibuat tadi, klik OK, jika sukes login maka akan muncul halaman web yang dimasukkan tadi.



Selain itu halaman landing pagenya agar lebih menarik bisa kita ubah sesuai keinginan kita dengan cara mengedit file HTML pada mikrotik, tinggal kita unduh saja file htmlnya, lalu kita edit kemudian diupload lagi ke file mikrotik.
Hasilnya seperti di bawah ini :


Sekian semoga membantu dan jangan malu bertanya jika ada kendala.
Selamat mencoba.

0 komentar:

Posting Komentar