Perkembangan Komputer di Indonesia
Perkembangan Komputer di Indonesia
Dahulu komputer merupakan salah satu barang mewah yang jarang
sekali orang memilikinya. Ini diakibatkan karena komputer cukup
mahal. Untuk memiliki sebuah PC (Personal Computer) seseorang harus
merogoh koceknya sebesar 8-10jutaan dan untuk pebisnis yang
memerlukan laptop bisa mengeluarkan uang sampai 30jutaan per unitnya.
Pada tahun 1990an komputer menggunakan IBM dengan layar yang masih
hitam putih dan penggunaan nya lebih untuk perkantoran.
Setelah melewati tahun 2000an komputer di Indonesia memasuki
generasi Pentium 3. Komputer Pentium 3 mulai diperkenalkan dengan
menggunakan CPU berdiri (stand CPU). Pada saat itu sudah memakai
memory RAM jenis SDRAM antara 64MB-256MB.
Pentium 4 pun mulai hadir di Indonesia sekitar tahun 2002 dan komputer dengan processor ini mampu dipakai untuk bermain games dan desain grafis tinggi. Pentium 4 terdiri dari socket 478 dan socket LGA. Komputer yang memakai socket 478 mempunyai kecepatan antara 1,5Ghz-2,4Ghz. Sedangkan yang memakai socket LGA mempunyai kecepatan 1,8Ghz-3,2Ghz.
Pentium 4 pun mulai hadir di Indonesia sekitar tahun 2002 dan komputer dengan processor ini mampu dipakai untuk bermain games dan desain grafis tinggi. Pentium 4 terdiri dari socket 478 dan socket LGA. Komputer yang memakai socket 478 mempunyai kecepatan antara 1,5Ghz-2,4Ghz. Sedangkan yang memakai socket LGA mempunyai kecepatan 1,8Ghz-3,2Ghz.
Pada tahun 2008 mulai diperkenalkan intel core yang memiliki
kecepatan dan kinerja yang lebih baik dari pendahulunya dengan 256 KB cache per-core ditambah dengan 12 MB memori L3. komputer memiliki kecepatan antara 3,4Ghz - 4,2Ghz.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar